Minggu, 21 Agustus 2011

AKU RINDU WAJAH-MU


Saat tawa hilang diserang seribu bayang
Senyum jadi seolah membeku termangu pilu
Matahari tak lagi bersinar, begitu pun bulan bintang
Hembusan angin itu terhenti di tengah
detak nyawa mereka.
Dan aku takut.
Aku takut aku lupa namaMu
Seperti pada saat kuterbuai kesenangan
seperti saat rizkiMu menyentuhku
dan aku hampir melupakanMu
Aku tak mau lagi berpaling dariMu
walau sekejap mata.
Karena Kau pun tak pernah
berpaling dariku,meski bibir ini
tak mengucap kata syukur satupun
Aku sadar.
Bahwa di setiap sepi yang menghantui
Selalu ada diriMu yang setia menemani
Selalu ada suruhanMu yang menjagaku
di sisi kiri dan kanan
Rasa takut pun terhapus hilang
saat kuucap lagi namaMu yang begitu indahnya
Begitu suci, dan di setiap hurufnya
bagai tersusun dari 1000 intan dan mutiara
Aku rindu wajahMu, Ya Khalik
Aku ingin bersandar lagi di pangkuanMu
'Kan kubersihkan setiap karat
yang melekat erat di dadaku
'Kan kucuci lidah kotor ini
dan menggantinya dengan senandung ayat-ayat suciMu
Ya Rabb,namaMu akan terus bersemayam di hati
Dan ku takkan bosan
Allah Allah Allah ...
Bogor, 17 feb-08

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar